Berita SensorNews

Memuat berita...

BREAKING NEWS SensorNews menyajikan informasi aktual, akurat, dan terpercaya | Update Nasional, Daerah, Politik, Hukum, Ekonomi

SENSORNEWS | PILAR KEBENARAN DAN KEADILAN

SENSORNEWS.ID adalah portal berita yang berkomitmen untuk menyajikan informasi yang akurat dan relevan, dengan slogan "Fokus Mengulas Informasi Publik". Berita yang kami hadirkan meliputi berbagai topik, termasuk politik, ekonomi, sosial, budaya, dan teknologi. Artikel investigasi dan laporan khusus yang kami terbitkan bertujuan untuk memberikan wawasan yang mendalam.

.sidebar .widget { border-radius: 6px; } .sidebar a { display: block; padding: 6px 0; }

Minggu, 03 Mei 2026

PEKANBARU RAYAKAN MAY DAY 2026: K-SPSI NURSAL TANJUNG SUARAKAN HAPUS SISTEM OUTSOURCING JUGA UPAH MURAH DAN TANAM POHON


SensorNewsMedia.Id - Pekanbaru, 3 Mei 2026 – Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di Riau dipusatkan di Lapangan Purna MTQ, Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, Minggu pagi, 3/5/2026. Acara yang diikuti sekitar 500 buruh dari berbagai serikat pekerja ini berlangsung meriah dan dihadiri jajaran pejabat tinggi Riau.  

Kegiatan diawali Senam Sehat K3 sejak pukul 06.30 WIB dengan mengusung tema _“Kolaborasi Bersama Mewujudkan Kemajuan Industri & Kesejahteraan Pekerja”_. Hadir dalam kegiatan tersebut Plt. Gubernur Riau SF Harianto, Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo, S.A.P., M.M., CHRMP, Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan, Kepala Disnaker Riau, unsur Forkopimda, serta perwakilan perusahaan.  

Ketua K-SPSI Riau, Nursal Tanjung, menjadi salah satu tokoh sentral dalam perayaan May Day kali ini. Dalam pidato aspirasinya di hadapan pejabat Riau, Nursal Tanjung menyuarakan sejumlah tuntutan buruh.  

“Kami meminta sistem perbudakan modern, upah murah, dan sistem pekerja outsourcing dihapuskan. Kami juga mendesak pengusaha agar tidak melakukan PHK sepihak,” tegas Nursal Tanjung.  

Menurutnya, berbagai tuntutan buruh Riau yang ia sampaikan merupakan aspirasi langsung dari pekerja yang masih menghadapi kerentanan di dunia industri.  

Selain orasi, May Day 2026 di Pekanbaru juga diisi aksi peduli lingkungan. Nursal Tanjung bersama peserta lainnya ikut menanam pohon di kawasan MTQ sebagai simbol kepedulian buruh terhadap kelestarian alam Riau.  

“Kegiatan tanam pohon ini bentuk cinta dan peduli para pekerja buruh terhadap alam Riau yang kita cintai. Ini langkah kecil untuk menghindari pemanasan global,” ujar Nursal.  

Sementara itu, Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo menyebut kebersamaan antara buruh, pemerintah, dan aparat harus terus dipelihara.  

“Stabilitas keamanan dan hubungan industrial yang harmonis merupakan fondasi utama dalam mendorong kemajuan industri serta peningkatan kesejahteraan pekerja,” kata Pangdam.  

Rangkaian May Day 2026 di Pekanbaru ditutup dengan pengundian grand prize dan sesi foto bersama Forkopimda sekitar pukul 11.50 WIB. Kegiatan berjalan tertib, aman, dan penuh semangat kebersamaan.  

Momentum ini tidak hanya menjadi peringatan Hari Buruh, tetapi juga memperkuat komunikasi dan kolaborasi juga ke kompakan  antara pekerja, pemerintah, serta aparat demi mewujudkan kesejahtaran para buruh/ pekerja Riau yang lebih maju, dan sejahtera.

 Rilis (S. Sitanggang)

Diduga Praktik Peminjaman Uang Berbunga kepada Remaja 18 Tahun, Aparat Penegak Hukum dan OJK Diminta Bertindak Tegas Bathin Solapan, Bengkalis — Dugaan praktik peminjaman uang berbunga kepada seorang remaja berusia 18 tahun di wilayah Desa


SensorNewsMedia.Id 3 Mei 2026 Kesumbo Ampai, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis, menjadi perhatian serius masyarakat. Keluarga korban mempertanyakan legalitas penagihan hutang yang dinilai tidak wajar serta diduga mengandung unsur tekanan, intimidasi, dan pelanggaran hukum. Menurut keterangan keluarga, pada Rabu, 7 Januari 2026, orang tua korban telah lebih dahulu mengingatkan salah satu teman anaknya yang beralamat di Desa Bathin Sobanga, Jalan Lestari, agar tidak terlalu dekat dalam pergaulan. Kekhawatiran tersebut muncul karena anak dinilai mudah terpengaruh oleh lingkungan negatif, termasuk maraknya praktik judi online jenis slot yang dinilai semakin merusak kalangan remaja. Pesan tersebut disampaikan setelah teman anak korban beberapa kali datang ke rumah keluarga di Desa Kesumbo Ampai, Jalan Senopal, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau. Orang tua berharap anaknya tidak terjerumus dalam lingkungan pergaulan yang dapat merusak masa depan. Namun, pada 30 Maret 2026 sekitar pukul 23.16 WIB, pihak teman anak tersebut bersama tiga orang lainnya justru datang ke rumah dan menagih hutang sebesar Rp750.000 dengan alasan STNK sepeda motor Honda milik orang tua telah digadaikan. Pernyataan tersebut membuat keluarga terkejut, karena sebelumnya orang tua telah mengingatkan agar anaknya tidak terlibat dalam aktivitas berisiko maupun transaksi yang merugikan. Situasi semakin memanas ketika pada Rabu, 1 April 2026 sekitar pukul 18.30 WIB, anak tersebut diduga dicegat di jalan, kemudian dibawa ke rumah pihak penagih untuk menandatangani kwitansi berisi penitipan uang sebesar Rp2.500.000 (dua juta lima ratus ribu rupiah). Keluarga menilai kejadian ini sangat janggal, karena nominal hutang berubah secara drastis dari Rp750.000 menjadi Rp2.500.000. Selain itu, terdapat dugaan adanya tekanan serta intimidasi dalam proses penandatanganan kwitansi tersebut. Praktik peminjaman uang berbunga kepada remaja tanpa keterbukaan kepada orang tua dinilai sebagai tindakan yang merugikan dan berpotensi menjadi bentuk eksploitasi terhadap generasi muda. Masyarakat meminta aparat penegak hukum serta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk tidak tutup mata terhadap dugaan praktik rentenir terselubung, peminjaman ilegal, pemaksaan, hingga kemungkinan unsur pemerasan dan penipuan. Jika pemberi pinjaman tidak memiliki izin resmi sebagai lembaga jasa keuangan atau pinjaman dilakukan di luar ketentuan hukum yang berlaku, maka hal tersebut dapat masuk dalam kategori praktik pinjaman ilegal. OJK memiliki kewenangan dalam pengawasan terhadap kegiatan jasa keuangan, termasuk penindakan terhadap pinjaman ilegal, bunga tidak wajar, serta praktik penagihan yang merugikan masyarakat. Oleh karena itu, masyarakat mendesak agar OJK bersama aparat penegak hukum segera turun tangan melakukan pemeriksaan secara menyeluruh. Penegakan hukum harus hadir untuk melindungi masyarakat kecil, bukan membiarkan praktik-praktik yang menekan generasi muda terus berkembang di lingkungan sosial. Dugaan Pelanggaran Hukum Pasal 1320 KUHPerdata Tentang syarat sahnya perjanjian, yaitu harus adanya kesepakatan yang sah tanpa paksaan, kekhilafan, atau penipuan. Pasal 1321 KUHPerdata Persetujuan tidak sah apabila dibuat karena adanya paksaan, ancaman, atau penipuan. Pasal 368 KUHP Tentang pemerasan, apabila penagihan dilakukan dengan unsur paksaan untuk menguntungkan diri sendiri secara melawan hukum. Pasal 335 KUHP Tentang perbuatan tidak menyenangkan atau pemaksaan terhadap seseorang. Pasal 378 KUHP Tentang penipuan, apabila terdapat unsur tipu muslihat dalam proses pemberian pinjaman maupun penagihan. Undang-Undang Perlindungan Konsumen Apabila praktik pinjam-meminjam dilakukan secara tidak transparan, termasuk pemberian bunga yang memberatkan dan tidak disepakati secara jelas. Dugaan Praktik Rentenir Ilegal Jika terbukti adanya pinjaman berbunga tinggi. .

(ST)

Kapolsek Tualang Ucapkan Selamat Hari Kebebasan Pers Dunia 2026

SensorNewsMedia.Id - Tualang, Siak, Riau— Dalam rangka memperingati Hari Kebebasan Pers Dunia yang jatuh pada tanggal 3 Mei 2026, Kapolsek Tualang, Kompol Teguh Wiyono, S.H., M.H., menyampaikan ucapan selamat serta apresiasi kepada seluruh insan pers. Minggu (3/5/26)

Kapolsek menegaskan bahwa pers memiliki peran penting sebagai pilar demokrasi dan menjadi tolok ukur dalam penyampaian informasi kepada masyarakat. Melalui pemberitaan yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab, pers turut berkontribusi dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif

“Pers adalah mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada publik. Namun demikian, dalam menjalankan tugasnya, insan pers diharapkan tetap mematuhi aturan, kode etik jurnalistik, serta norma-norma yang berlaku,” ujar Kapolsek.

Ia juga mengajak seluruh media untuk terus bersinergi dengan kepolisian dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, menangkal hoaks, serta menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polsek Tualang.

Momentum Hari Kebebasan Pers Dunia ini diharapkan dapat semakin memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan pers yang profesional, independen, dan berintegritas.

S. Sitanggang

Sabtu, 02 Mei 2026

FTIA Ikut Serta dalam Perhelatan May Day di Monas Secara Aman dan Tenteram

SensorNewsMedia.Id - Jakarta, 1 Mei 2026 — Federasi Transportasi Industri dan Angkutan (FTIA) turut ambil bagian dalam perhelatan Hari Buruh Internasional (May Day) yang digelar di kawasan Monumen Nasional (Monas). Keikutsertaan FTIA dalam agenda tahunan tersebut berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh semangat solidaritas.

Ribuan anggota FTIA dari berbagai daerah hadir dan bergabung bersama elemen buruh lainnya. Dengan mengenakan atribut kebesaran organisasi, massa FTIA tampak kompak dan disiplin mengikuti rangkaian kegiatan yang telah disusun oleh panitia bersama.

Kordinator lapangan FTIA secara aktif mengarahkan peserta untuk menjaga kondusivitas selama aksi berlangsung. Imbauan untuk tidak terprovokasi, menjaga ketertiban umum, serta menghormati masyarakat sekitar terus disampaikan sepanjang kegiatan.

Dalam kesempatan tersebut, perwakilan pimpinan FTIA menyampaikan bahwa partisipasi dalam May Day merupakan bentuk komitmen organisasi dalam memperjuangkan hak-hak pekerja, khususnya di sektor transportasi, industri, dan angkutan. Aspirasi yang disuarakan mencakup peningkatan kesejahteraan, perlindungan tenaga kerja, serta penguatan regulasi yang berpihak kepada buruh.

Perhelatan May Day di Monas juga mendapat pengawalan dari aparat keamanan yang bersinergi dengan seluruh elemen peserta aksi. Berkat koordinasi yang baik, kegiatan berjalan lancar tanpa adanya gangguan berarti.

Selain orasi, kegiatan diisi dengan doa bersama dan seruan persatuan antarpekerja. Suasana damai dan tertib menjadi warna utama sepanjang berlangsungnya aksi.

Menjelang berakhirnya acara, massa FTIA membubarkan diri secara tertib, meninggalkan lokasi dalam keadaan aman dan bersih. Partisipasi FTIA dalam May Day tahun ini menunjukkan bahwa semangat perjuangan buruh dapat disampaikan secara damai, bertanggung jawab, dan tetap menjaga ketertiban di ruang publik.

FEDERASI TRANSPORTASI INDUSTRI DAN ANGKUTAN ( FTIA)" HADIR DI ACARA (MAY DAY)MONAS 2026.

Foto Ketum DPP FTIA Bersama Menaker RI

SensorNewsMedia.Id - Jakarta. Presiden KSBSI- Elly Rosita Silaban dalam penyampaiannya di depan Presiden Prabowo Subianto dan didepan puluhan ribu anggota SP/SB dari beberapa Konfederasi dan Federasi Serikat Pekerja dan Serikat Buruh.

- Elly menyampaikan permohonannya agar presiden menandatangani Konvensi ILO Pasal 188 tentang pekerjaan dalam penangkapan ikan dan adanya  perlindungan pekerja bagi nelayan, 

- Adanya kesetaraan gender bagi kaum perempuan karena adanya kekerasan di tempat kerja, 

Adanya payung hukum bagi para Gojek(Ojol ) yang selama ini belum punya tempat di dalam pekerjaanya.

Elly juga menyampaikan bahwa Presiden Prabowo adalah Presiden ke (3) tiga di dunia yang merayakan Hari Buruh Internasional (May Day)

Federasi Transportasi Industri dan Angkutan (FTIA)

Melalui Ketua Umum,Efendi Lubis.SH, yang hadir di acara (May Day),Mewakili bagian dari pekerja Tranportasi di Indonesia, juga sebagai pemerhati para Gojek(Ojol) berharap sama dengan Presiden (KSBSI) yaitu adanya perhatian pemerintah terkait nasib para pekerja di Tranportasi di Indonesia. 

Ditempat yang terpisah melalui Kemenaker RI,

mengatakan, Pemerintah menyadari bahwa sektor penangkapan ikan merupakan salah satu jenis pekerjaan yang memiliki risiko tinggi. Selain itu, isu ini juga bersinggungan langsung dengan hukum yang berlaku di berbagai negara. Oleh karenanya, diperlukan standar hukum yang kuat untuk melindungi para awak kapal.

“Dengan ratifikasi ini, Indonesia kini berdiri sejajar dengan negara-negara maritim maju lainnya dalam menegakkan standar hak asasi manusia di laut lepas,

Menaker menjelaskan, melalui ratifikasi Konvensi ILO No.188, pelindungan yang diberikan mencakup aspek-aspek mendasar yang harus dipenuhi oleh setiap pihak. Pertama, persyaratan usia minimum. Pemilik kapal atau pengusaha perikanan harus memastikan standar usia dan kesehatan awak kapal sebelum mulai bekerja. Kedua, adanya Perjanjian Kerja yang mewajibkan adanya kontrak tertulis yang transparan agar hak-hak pekerja memiliki kepastian hukum.

Ketiga, Kesejahteraan di Kapal. Awak kapal harus mendapat jaminan ketersediaan akomodasi dan makanan yang layak selama awak kapal bertugas di laut. Keempat, Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3). Pihak kapal harus memberikan perlindungan dari risiko kecelakaan kerja serta akses perawatan medis yang memadai di atas kapal.

“Tak hanya itu, melalui ratifikasi ini kita ingin memastikan awak kapal mendapatkan perlindungan jaminan sosial yang adil dan memadai,” jelasnya.

Menaker menambahkan, ratifikasi ini juga menjadi instrumen penting bagi Indonesia dalam memerangi praktik kerja paksa serta bentuk-bentuk pekerjaan terburuk bagi anak di sektor perikanan. Dengan mengacu pada prinsip-prinsip hak dasar di tempat kerja, Indonesia berkomitmen menciptakan ekosistem industri perikanan yang bersih dari eksploitasi.

​”Ini adalah sejarah baru. Melalui ratifikasi ini, kita ingin memastikan bahwa saudara-saudara kita yang bekerja di laut tidak lagi merasa bekerja sendirian. Negara hadir untuk menjamin keamanan, keselamatan, dan martabat mereka sebagai pekerja,

Konvensi ini diadopsi pada tanggal 14 Juni 2007 di Jenewa dan merupakan revisi dari berbagai konvensi lama untuk memperluas jangkauan perlindungan bagi jutaan awak kapal perikanan di seluruh dunia. Ratifikasi konvensi ini menjadi kado dari Presiden Prabowo Subianto pada peringatan May Day 2026, sebagai komitmen negara untuk melindungi seluruh pekerja/buruh di mana pun mereka bekerja." Pungkasnya.

" Diacara puncak ( May Day), Tanggal 1 Mei 2026 diahiri dengan pembagian puluhan ribu paket sembako oleh Presiden Prabowo, acara berjalan lancar yang di selenggarakan di Tugu Monumen Nasional "MONAS".Jakarta (Andi)

Kadis Pendidikan Kota Tangerang Tegaskan Sekolah Gratis Harus Bebas Pungli

 

SensorNewsMedia.Id - Kota Tangerang. Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Wahyudi Iskandar menegaskan komitmennya menjaga kualitas pendidikan dan memastikan program sekolah gratis berjalan maksimal tanpa adanya pungutan liar.

Penegasan tersebut disampaikan saat peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 yang digelar di SMP Negeri 1 Kota Tangerang, Sabtu (2/5/2026).

Menurut Wahyudi, tantangan dunia pendidikan saat ini tidak hanya soal akses belajar, tetapi juga bagaimana membangun karakter siswa di tengah derasnya pengaruh teknologi dan media sosial.

“Penguatan karakter menjadi hal penting di era modern saat ini. Karena itu, kami terus memastikan lingkungan sekolah aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang intelektualitas siswa,” ujarnya.

Ia menegaskan, sekolah-sekolah yang telah menjalankan program “Sekolah Gratis” wajib memberikan layanan pendidikan secara optimal dan tidak melakukan pungutan dalam bentuk apa pun kepada peserta didik.

“Program sekolah gratis adalah bentuk komitmen intervensi pemerintah untuk memberikan akses pendidikan yang merata. Jika ditemukan pungutan liar di sekolah yang sudah berkomitmen gratis, kami akan menindak tegas,” tegas Wahyudi.

Menurutnya, pendidikan merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus difasilitasi secara baik demi mencetak generasi unggul Kota Tangerang di masa mendatang.

Peringatan Hardiknas tahun ini mengusung tema “Mewujudkan Kolaborasi Semesta dalam Rangka Meningkatkan Mutu Pendidikan yang Merata” yang menjadi momentum penguatan sinergi antara pemerintah, sekolah, orang tua, dan masyarakat dalam mendukung dunia pendidikan. (*)


Walikota Tangerang Pimpin Apel Hardiknas


SensorNewsMedia.Id - Kota Tangerang
. Memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Pemerintah Kota Tangerang menegaskan komitmennya dalam mentransformasi sektor pendidikan melalui semangat Kolaborasi Semesta yang digelar di SMP Negeri 1 Kota Tangerang, Sabtu (2/6/26).

Peringatan tahun ini mengusung tema "Mewujudkan Kolaborasi Semesta dalam Rangka Meningkatkan Mutu Pendidikan yang Merata".

Wali Kota Tangerang Sachrudin menerangkan, pendidikan tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah. Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat, khususnya orang tua, untuk aktif terlibat dalam tumbuh kembang anak.

“Pemerintah tidak bisa sendirian. Kita harus membangun komunikasi untuk mendorong kesadaran orang tua agar tidak hanya menitipkan anaknya di sekolah, tetapi juga memberikan kepedulian tinggi terhadap potensi dan perkembangan mereka,” ujar Sachrudin.

Ia juga menegaskan kembali keberhasilan program unggulan Pemkot Tangerang, yakni 3G (Gampang Sekolah). Program ini bertujuan memastikan akses pendidikan yang merata bagi seluruh warga, mulai dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi.

"Saat ini tidak ada lagi perbedaan kasta antara sekolah favorit dan non-favorit, karena seluruh sekolah di Kota Tangerang, baik negeri maupun swasta, sudah memiliki standar kualitas yang merata. Faktor ekonomi tidak boleh lagi menjadi penghalang bagi anak-anak untuk mendapatkan akses pendidikan yang layak," tegas Sachrudin.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Wahyudi Iskandar menambahkan, bahwa tantangan pendidikan di era modern, termasuk pengaruh teknologi dan media sosial, harus dihadapi dengan penguatan karakter.

Menurutnya, Pemkot Tangerang terus memastikan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman sebagai fondasi intelektualitas siswa. Ia juga menegaskan bahwa sekolah yang menjalankan program "Sekolah Gratis" wajib memberikan layanan pendidikan secara paripurna.

“Program sekolah gratis adalah komitmen intervensi pemerintah. Jika ditemukan pungutan liar di sekolah yang sudah berkomitmen gratis, kami akan menindak tegas. Kami ingin pendidikan menjadi kebutuhan dasar yang terfasilitasi dengan baik untuk mencetak generasi unggul Kota Tangerang,” tutup Wahyudi.